Strategi Terpadu Mengendalikan Hama Wereng Secara Ramah Lingkungan
pengendalihan wereng dengan insektisida Hama wereng (Nilaparvata lugens dan Sogatella furcifera) telah menjadi momok bagi petani padi di berbagai daerah di Indonesia. Serangan hama ini tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik pada tanaman, tetapi juga menjadi vektor penyebaran penyakit seperti virus kerdil hampa dan kerdil rumput. Akibatnya, hasil panen dapat menurun drastis jika pengendalian tidak dilakukan dengan cepat dan tepat. Dalam era pertanian berkelanjutan, diperlukan strategi pengendalian yang tidak hanya efektif tetapi juga ramah lingkungan, sehingga ekosistem tetap terjaga dan tanah tidak tercemar oleh bahan kimia berlebih. Mengenal Karakteristik Hama Wereng Sebelum melakukan pengendalian, penting bagi petani memahami karakteristik hama wereng: Bentuk fisik : Tubuh kecil, panjang ±3–4 mm, berwarna cokelat atau hitam, dengan sayap transparan. Kebiasaan hidup : Menyukai lingkungan lembab dengan populasi tanaman yang rapat. Kerusakan yang ditimbulk...